Cara menentukan ukuran lot
Tentukan dulu berapa persen saldo yang siap Anda rugikan per transaksi (banyak trader memakai 1–2%), lalu jarak stop loss. Kalkulator menghitung lot yang membuat kerugian di stop loss sama dengan jumlah itu.
Ukuran lot = (saldo × % risiko) ÷ (stop loss dalam pip × nilai pip per lot)
Contoh: saldo $1.000, risiko 2% = $20. Stop loss 25 pip di EUR/USD (nilai pip $10 per lot standar): 20 ÷ (25 × 10) = 0,08 lot.
Nilai pip
Untuk pasangan dengan USD di belakang (EUR/USD, GBP/USD), 1 pip = $10 per lot standar, $1 per mini lot, $0,10 per mikro lot. Untuk pasangan lain nilainya dikonversi ke mata uang akun. Pada emas (XAU/USD), ukuran kontrak dan definisi pip berbeda per broker; cek spesifikasi kontrak di broker Anda.
Biaya spread
Spread adalah selisih harga beli dan jual, dan itu biaya Anda di setiap transaksi.
Biaya spread = spread (pip) × nilai pip × lot. Contoh: spread 1,2 pip × $10 × 0,08 lot = $0,96 per transaksi. Kalikan dengan jumlah transaksi per bulan untuk melihat biaya sebenarnya. Pilih broker di tab Biaya spread untuk memakai spread dari data ulasan kami (tanggal pengecekan tercantum).
Margin dan leverage
Margin = (ukuran kontrak × lot × harga) ÷ leverage. Contoh: 0,08 lot EUR/USD di 1,1000 dengan leverage 1:100 = 8.000 × 1,1 ÷ 100 = $88.
Leverage memperbesar untung dan rugi. Pialang berjangka berizin di Indonesia tunduk pada ketentuan margin minimum yang ditetapkan Bappebti; besar leverage efektif berbeda per produk dan broker, jadi periksa ketentuan margin di broker Anda.
Akun Rupiah dan kurs tetap
Banyak pialang Bappebti menawarkan akun dengan kurs tetap (misalnya 1 USD = Rp10.000 di akun) atau kurs mengambang. Pilih opsi ini di kalkulator agar hasilnya dalam Rupiah sesuai akun Anda.
Peringatan risiko
Trading forex dan emas dengan leverage berisiko tinggi; sebagian besar trader ritel rugi. Gunakan hanya pialang berjangka yang berizin. Daftar broker forex berizin Bappebti.